Showing posts with label Sahabat dan Persahabatan. Show all posts
Showing posts with label Sahabat dan Persahabatan. Show all posts

Tuesday, April 12, 2011

The Story of Two Bestfriends


That day I spoke to a friend and she told me about how things had gone wrong between her and one of her close friends. The argument started off very simply- her friend disagreed with her choice of life partner.
And it has been years since they last spoke.
She knew that she was wrong to argue fiercely with her best friend who was just looking out for her at that time. She knew that she shouldn’t say half the things she said to her. She was wrong on that. But her worse regret was she never tried to amend what was broken and walked away from their friendship.
And now she truly missed her.
I remembered what Charles Caleb Colton said once,
"True friendship is like sound health, the value of it is seldom known until it is lost"
How many of us are blessed with close friends and best friends- the ones whom we knew loved us to the bits, the ones whom we knew would be there for us when we are in need, the ones who dared to give us the blatant truth when others preferred to zip their mouth and let us fall and the ones whom we knew would leak tears from their eyes if we were to leave the world before them?
To my friend, I reminded her of Allaah’s verse in His Quran,
The recompense for an evil is an evil like thereof, but whoever forgives and makes reconciliation, his reward is due from Allah. Verily, He likes not the Zalimun (oppressors)
(Quran 42:40).

Yes, that is the only way to go- reconcile.
We are living a life that is too short to make enemies, to leave things unsaid and to have frictions with the people we love.
This was not what Prophet Muhammad (may Allaah’s peace and blessings be upon him) wanted us to do.
In fact, what our Prophet (PBUH) wanted us to do was this,
"When a man loves his brother he should tell him that he loves him " (Abu Dawud, Tirmidhi)
Tell the people you loved, that you loved them. Take this advice of our beloved Prophet who was sent down to guide us in our lives, who was sent to make our lives better and who only wanted good things for us in this life and hereafter.
Let me share with you a sad poem that depicts the reality of life many of us are facing entitled ‘Forgiving’ written by a wonderful sister and friend - Sister Linda Delgado, a Muslim author from United States of America.

Yesterdays…

What you said hurt me
I responded in anger
You meant to say you were sorry
You didn’t
I meant to forgive you
I didn’t.

What you did was so very wrong
I responded with harsh judgment
You meant to make amends
You didn’t
I meant to be more understanding
I wasn’t.

You meant to call or write
I waited hoping to hear from you
You got busy with life
You forgot
I meant to try again; to call or write
I didn’t.

Tomorrows…

You said, “I might try to change and do better.”
I said, “I won’t budge until I see your sorrow.”
You said, “There is always tomorrow.”
I said, “I will forgive on your tomorrow.
Our tomorrow never came
One of us died.

Today…

There is today.
Don’t hold on to yesterday.
Don’t count on tomorrow.
It may not come
You have today
Don’t let love and hope slip away.

Originally published in Muxlim.com
Graphic Source: Google.com
*truly, no matter what happen, u are still my friend even we are not close like we used to be once. Deep in my heart, i love u, my sweet friend*

Saturday, June 12, 2010

F.R.I.E.N.D.

A Friend Who Cares
www.iLuvislam.com
Dihantar Oleh: Siti Sakinah Salleh*
Editor: b_b

Let me be the rock to lean on
Hands to help you walk the path
Remove traces of confusion
You are in my heart.



When the morning sun rises
I will be your humming bird
To eliminate your distress
You are in my mind.



Your sad eyes filled with tears
Let me wipe it with caring stares
And we'll look on the sunset together
You don't need to go further.






When you feel everything is falling
let me raise you with my spirit
When pain resides in your heart
I will kiss it away with love.



When everyone is against you
I will stay and be your shield
Lift you up, be with you
I am your friend.



You are born in my heart
I will not disgrace your trust
Let me warm you with my love
Truly a friend, one who cares.



Sumber: Karangan sahabat (Farah Wahida)


diambil dari: http://www.iluvislam.com/v1/readarticle.php?article_id=2612

Thursday, April 8, 2010

Kau Pergi Jua

http://www.youtube.com/watch?v=EMzkdjOWqfA

Kau Pergi Jua (Nazrey,Munif & Rabbani)
~a tribute to Ustaz Asri~

Wajahmu seindah serinya pelangi nan indah
Seharum bunga putih kembang
Wajahmu masih terbayang serinya di mataku
Sehingga terkenang di dalam doaku

Sahabatku
Tahukah kau di dalam hatiku ini
Terhimpunnya seribu doa nan suci
Sesungguhnya walau hilang mu jauh dari mataku
Tetap kuabadikan dalam jiwaku

Sepinya harapan yang selama ini ku bawa
Jatuh berkecai musnah jua akhirnya
Semuanya bagaikan sebuah mimpi

Kau pergi jua
Ketika perjuanganmu membara
Belum puas ku menatap wajahmu
Kau pergi tak kembali

Tuesday, January 12, 2010

Kembali Menulis

Bismillahirrahmanirrahim...

Setelah sekian lama tiada entri terbaru untuk blog kesayangan ini, dibiarkan bersawang untuk suatu tempoh yang agak lama (even tak sampai sebulan pun), akhirnya ilham datang mengetuk minda untuk mencoretkan sesuatu di sini. Untuk permulaan tahun baru 2010, yang sudah melangkah hari ke-12 nya pada hari ini, teringin untuk kembali mengimbau nostalgia kehidupan selama 24 tahun menempuhinya. Terutama kenangan ketika menuntut ilmu, memerah otak untuk belajar dan belajar.

Seketika tadi,tangan ini menari-nari di atas keyboard menaip sepotong lirik lagu nasyid yang pernah terjamah dek telinga suatu masa dahulu (mungkin masa sekolah rendah @ sekolah menengah). Alhamdulillah, ketemu jua dengan nasyid yang dicari dan oleh itu, aku ingin berkongsi dengan teman-teman yang sudi datang menjengah ke ruang alam maya ku ini. Kenangan itu terlalu sukar untuk dilupakan, sangat indah untuk diingati kerna ianya bisa menguntum senyuman di bibir ini.

Khas untuk sahabat-sahabat,teman-teman,dan kawan-kawan yang mengenali diri ini bermula dari Sekolah Rendah Kebangsaan Pusat Kuala Ibai, SMKA Sheikh Abdul Malek, Kem Latihan Khidmat Negara Semuji, Matriculation Center of IIUM, Kolej Ugama Sultan Zainal Abidin (KUSZA) @ UDM dan hinggalah saat sekarang di Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM). Kehadiran kalian dalam hidup ini sungguh bermakna walaupun hadirnya kalian cuma sementara.

~Kangan banget sama kamu~



Terkenang sebuah memori lalu
Kisah persahabatan kita bersama
Di dalam satu pengajian
Menuntut ilmu dan pengalaman
Mengingatkanku pengorbananmu
Terpahat padu di kalbuku

Bersama rakan taulan dan guru
Tawa riangmu menghiburkan hatiku
Indahnya suasana ketika itu
Terjalin ukhuwah sejati

Nasihatmu sungguh bermakna bagiku
Mengenalkanku erti kehidupan
Susah payah kita hadapi bersama
Itulah asam garam dalam kehidupan

Ya Tuhanku tabahkan hatinya
Kuatkan semangatnya untuk menghadapi hidup
Limpahkanlah maghfirah dan kasih sayang-Mu
Agar hidupnya sejahtera di dunia akhirat

Monday, November 30, 2009

Surat untuk sahabat (khas untuk teman yang kusayangi)

Surat Untukmu Sahabat
www.iLuvislam.com
nurqistina
editor : everjihad


Bismillahirrahmanirrahim..

Ke hadapan sahabatku yang kukasihi dan kusayangi kerana Allah,

Semoga dirimu sentiasa di bawah lindungan rahmatNya serta dikurniakan tubuh badan yang sihat bagi menunaikan tanggungjawabmu sebagai seorang Muslim. Ketika nukilan ini kutulis mungkin kau sedang ditemani oleh sahabatmu yang mampu menceriakan dirimu lebih dariku. Walau bersama siapapun dirimu ketika ini, walau siapa jua di sisimu, diriku tetap mendoakan kesejahteraan dan kebahagiaan dirimu..

Sahabatku,
Sepanjang cuti yang lalu, banyak yang telah kufikirkan. Tentang kata-katamu mengenai diriku. Tentang teguran darimu yang membuat diriku tersedar dari lamunanku. Terima kasih wahai sahabatku. Dengan kata-kata dan teguran darimu, aku muhasabah kembali tentang apa yang telah aku lakukan sepanjang kita bersahabat. Adakalanya perlakuan dan tutur kataku melukai hatimu. Tapi kau masih tersenyum ketika berbicara denganku. Ku akui kelemahan diri yang sukar sekali mengawal bicaraku. Telah banyak kali kuingatkan diri ini agar mengawal setiap tutur bicaraku namun diriku kecundang jua.

Sahabatku,
Kadang-kadang banyak perkara yang ingin kukongsi bersama dirimu. Bila kusedar tentang siapa diriku pada pandangan matamu, cepat-cepat aku padamkan keinginan hatiku itu. Aku mengerti bahawa aku bukanlah sesiapa pada dirimu. Tapi bagiku dirimu amat bererti buat diriku. Sejak aku mengenali dirimu, banyak perkara yang tak pernah aku bayangkan menjadi sebahagian dari kisah hidupku telahpun kutempuhi. Ianya amat beerti bagi diriku yang masih mencari tentang erti kehidupan yang sebenar.

Sahabatku,
Aku tertanya ke mana hilangnya kemesraan hubungan kita. Kenapa kau mendiamkan diri dan tidak menjawab semua panggilanku? Jika benar diriku ada berbuat salah dan melukai hatimu, maafkanlah diri ini kerana aku jua manusia biasa yang tidak dapat lari daripada melakukan kesilapan dan kesalahan. Khabarkan pada diriku tentang apa yang telah aku lakukan yang membuatkan dirimu menjauhkan diri dariku. Jika dirimu enggan memaafkanku, apalah dayaku kerana hanya kau yang berhak untuk memberikan kemaafan padaku. Sahabatku yang lain pernah berkata 'Orang yang memaafkan kesalahan orang lain punyai jiwa yang besar'. Mahukah kau menjadi seperti mereka?

Sahabatku,
Aku tidak mampu lagi untuk menyusun madah kerana setiap kali diriku mencoret nukilan buatmu aku dapat rasakan yang kau semakin jauh dariku. Ambillah sebanyak mana waktu yang kau mahukan. Akanku didik diri ini agar sabar dalam menanti sebuah kemaafan darimu. Jika itu harga sebuah kemaafan yang perlu kubayar akan kusabar dalam penantian ini.

Sekian dariku.

Sahabatmu,
Al-Mukhlisah.
**semoga kemesraaan yang pernah terjalin kembali terpaut tatkala masa berlalu. Ku rindu waktu itu, mungkinkah tiba? Berserah kpdNya...

Tuesday, November 10, 2009

Akhir Ini Sahabat
www.iLuvislam.com
Fatin syuhadah
editor : everjihad

Petang itu ku lihat dia tersenyum simpul,mesra seperti selalu disisi pendampingnya yang baru.Aku rindukan senyuman itu,aku rindukan kemesraan itu,ingin saja aku muncul diri di hadapannya,tapi setelah sedar kini bukan yang dulu lagi,ku batalkan segala niat itu.

Argh...Hatiku meronta,merayu agar datang kepadanya,tapi kakiku tak mampu,kerana aku dan dia bukan yang dulu.

Aku memanggu diri di hadapan stesen bas,terdetik rasa terharu dan pilu di hati kala melihat sekumpulan para musliamah melintas jalan menuju stesen bas hadapan.

"Hendak ke bandar agaknya."monologku sendirian.

Teringat aku sewaktu bersama teman-teman seperjuangan dulu.Betapa indahnya ketika itu,sewaktu bersama melakar kenangan dan memori indah yang tetap terpahat dan bersemadi padu dalam sanubari ini. Usai ta'lim masturat yang baru lepas ku hadiri di daerah sandakan ini,aku duduk sendirian di stesen bas ini.Pelbagai ragam yang dapat di lihat di suasana ini.Sementara menunggu bas, aku mengeluarkan examaniton pad bersaiz A4 dan pen yang sentiasa menjadi teman ku dalam perjalanan,dan seperti selalu ku mengambil masa yang tersisa ini untukku coretkan rasa hati agar terus menjadi kenangan abadi untukku dan para teman sekalian.


Salamun'alaiQ,

Temanku sekelian,
Sekian lama telah ku nanti saat ini,
Sabar dan redha menjadi pendampingku setiap kali hadir emosi itu,

Teman,
ku berdoa agar kau fahami segala yang tersurat di hati ini,
Namun sering kali ku terbenam
dalam kekalutan dan keresahan
kerana sesungguhnya kau akan megerti nanti,

Teman,
Harapanku agar kau bahagia selalu,
doa dan tulus hati ini sentiasa menginginkan semangat jihadmu tetap abadi,

Temanku,
maafkan aku kerana tidak ada upaya untuk terus disisimu,
Dalam mencari bening-bening taQwa,
Aku sendiri terpenjara dalam dunia ciptaan sendiri,

Temanku,
Ketahuilah,aku masih setia disini,
Menanti ...
Dan menunggu saat dan waktu
untuk bersama kita tarbiyah dan fahami
erti sebuah perjuangan yang menuju cinta haQiQi dan Abadi,

Pintaku,
Teruskan perjuangan,
Jangan sesakali kau berhenti,
IstiQamahlah dan tegarlah
menghadapi segala cabaran dalam kehidupan ini.

Akhirnya,
Saat yang ku pasti nanti tiba jua,
Walaupun kini tak seindah dulu,
tapi ku bersyukur,
kerana penghujungnya,impian dan mimpiku
menjadi kenyataan dan ketahuilah,
keyakinanku tak pernah pudar..

Salam ukhwahfillah buatmu temanku,

Gerakkan langkahmu bersama,
Doa dan harapan tinggi agar terus berada di atas arena perjuangan suci ini.

"jadilah bunga yang terpelihara,kerana mahligai syurga itulah tempatnya..."

Muslimah sepi,
Fatin Syuhadah...

Menitis air mataku mengenang segala yang pernah ku lalui.Aku merinduimu sahabatku.Harapan dan doaku agar dia hadir lagi bersama melakar semangat yang baru mencapai impian dan matlamat kehidupan seorang insan.Aku melipat kemas coretan itu,mendamba seseorang yang boleh aku kongsikan luahan ini.Hati terus memohon agar dia hadir lagi.Inginku buang jauh kenangan pahit itu jauh dari lubuk sanubari, walaupun belum pasti,tapi tidak ku simpan rasa ini lagi agar dapatku layari kehidupan ini dengan misi dan mimpi impian suci.Moga bertemu Redha Ilahi.

"AssalamualaiQaum wbt" sapa lembut seseorang di hadapanku.
"Waalakumsalam wbt..." jawabku perlahan,lamaku merenungnya,seakan tak percaya,Hurul Iman kini di hadapanku..

Sekian lama ku menanti akhirnya tiba jua saat ini,aku bangun dan dia lantas menghampiri,menyeka air mataku yang tumpah,mencium dan memeluku seperti dahulu. Bas tiba dan kami pulang bersama,aku menghadiahkannya coretan yang baru siap aku tuliskan tadi.

"Dulu,kini dan selamanya".
Bicaranya disulami senyuman penuh makna menggenggam erat jemariku di saat aku memberinya coretan itu.

"Walau tak seindah dahulu,biarlah kali ini lakaran yang lebih bererti terlukis di salam coretan hidup ini,kerana kali ini tidak seperti yang dulu lagi",.

Itulah rutinku yang selalu dahulu dan masih kekal hingga kini yang masih diingatinya.
"Alhamdulilah,Syukran Ya Allah....moga ukhwah ini kekal selamanya...". monolog hatiku berharapan...


p/s: Terasa rindu untuk kembali bersama dengan dia walaupun mungkin tidak akan semesra dulu.
"Umpama gubahan bunga, sekali terlerai, digubah semula,namun tidak akan seindah gubahan pertama".

Uhibbuki fillah...

Wednesday, October 21, 2009

BERTEMU BERPISAH KERANA ALLAH
www.iluvislam.com
wardatul firdaus
editor: azzahra_solehah


Pertemuan antara kita,
Tidak pernah dirancang,
Tetapi telah diatur kemas oleh Rabbul Jalil,
Yang mengetahui suara hati antara kita,
Yang mengimpikan kehadiran seorang insan,
Bergelar teman...

Walaupun bukan aku yang diharapkan,
Tetapi akulah yang hadir dalam hidupmu,
Mungkin kehadiranku tidak pernah dinanti,
Namun, Tiada walau secalit kekecewaan,
Apatah lagi kekesalan di hati ini,
Malah, Aku amat menghargai pertemuan ini,
Kerana dengannya,
Terjalinlah sebuah persahabatan...

Perpisahan...
ternyata amat menyakitkan,
Sering kali mengundang air mata,
Keindahan dan kebahagiaan yang kita nikmati bersama,
Bagaikan disentap pergi serta-merta,

Walaupun begitu, Ingatlah, sahabatku........,
Bertemu dan berpisahnya kita kerana Allah,
Oleh itu, Terimalah dengan penuh keredhaan...

Sekiranya ingatanmu singgah padaku,
Kirimlah sepotong doa tika itu,
Moga masih ada lagi pertemuan selepas ini,
Jika tidak di dunia fana ini,
Di Jannatul Firdaus yang kekal abadi...
Insya-Allah!!!

Friday, July 31, 2009

HALAWATUL UKHWAH


HALAWATUL UKHUWAH...
www.iluvislam.com
atin jieha
editor: azzahra_solehah



"Nikmat paling manis apabila ALLAH TAALA mentarbiah kita dengan pelbagai ujian.. Namun tautan ukhuwah mampu berhadapan dengan sejuta kesulitan yang memberikan suntikan semangat perjuangan. Alirkan Halawatul Ukhuwah kesungguhan dalam perjuangan melalui RABITAH HATI.."

UKHUWAH........ Terlalu indah diungkapkan dan terlalu manis pabila dihiasi dengan kasih sayang kejujuran dan keikhlasan... Ukhuwah... Tidak semua manusia menghargai sebuah ukhuwah tersebut... kekadang..kerana sebuah ukhuwah,air mata sering menitis kerananya.. Ukhuwah... ukhuwah itu terlalu bererti buatku YA ALLAH...... Rahmatilah dan redhailah ukhuwah kami...

Coretan ini kutujukan khas buat insan yang bergelar sahabat-teman-kawan-rakan.... sahabat.. coretan ini dari hati yang ingin mengerti..untuk harga sebuah ukhuwah yang sering tidak diambil peduli.. sahabat... ukhuwah persis untaian tasbih..ada awal dan akhirnya..dicantum kerana-NYA..diratib juga kerana-NYA.

Ukhuwah itu terlalu indahkan?? Titik pertemuan ukhuwah yang sebenarnya adalah semuanya kerana RABBUL IZZATI.. sahabat.. Demi ALLAH,saya menyayangi kamu semua.. bukankah mengasihi temannya lebih dari diri sendiri dan hanya kerana ILAHI INSYAALLAH akan beroleh halawatul iman juga... sahabat....

sabda Rasullulah S.A.w.."umatku masuk syurga bukanlah kerana banyak solat dan puasa tetapi disebabkan selamatnya hati dan kemurahan jiwa dan kasih sayang kepada sesama muslim.."

Tidak rugikan andai kita bersahabat ukhuwah fillah kerana ALLAH.. Mengertikah kamu tentang erti menyayangi?? Erti menyayangi diri itu menyayanginya dari seksa ALLAH dengan meninggalkan maksiat serta bertaubat disamping taat dan ikhlas,manakala erti menyayangi orang lain pula adalah tidak menyakiti seorang muslim..

sahabat.. Bila berbicara tentang ukhuwah,kasih cinta dan sayang.. kita sering mempersoalkan apakah makna disebalik perkataan tersebut dan pentingnya dalam kehidupan kita.Dan semua perkataan tersebut dimajmukkan dalam UKHUWAH.. Ukhuwah merupakan satu pemberian daripada ALLAH TAALA kepada hambaNYA yang ikhlas dan Auliya'nya yang suci dan bersih.

Ukhuwah merupakan kekuatan iman. Tiada ukhuwah tanpa iman dan tidak sempurna iman seseorang tanpa ukhuwah islamiyah sepertimana firman ALLAH S.W.T yang bermaksud.. "sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara.."(AL-HUJARAT:10)

sahabat... Nilaian ukhuwah sangat tinggi menyebabkan ianya tidak dapat dibeli dengan harta ataupun diwariskan. Ianya merupakan roh yang ALLAH hidupkan ke dalam hati orang-orang yang beriman bila-bila masa sahaja yang dikehendaki-NYA supaya mereka bersatu..

Mari kita renungi keutamaan berukhuwah...
-Terpancar sinar cahaya daripada wajah-wajah mereka..
-Mendapat perlindungan 'Arasy ALLAH S.W.T pada hari kiamat kelak
-Dimasukkan ke dalam syurga ALLAH dan mendapat keredhaanNYA
-Diampunkan dosa-dosa mereka
-Akan mendapat kasih sayang ALLAH
-sesungguhnya mereka inilah yang akan mendapat halawatul iman sahabat....

Tahukah ukhuwah itu dibina bagaimana?? ukhuwah...perlulah ikhlas kerana ALLAH dan mestilah disertai dengan iman dan taqwa. ukhuwah juga perlulah berlandaskan manhaj islam iaitu bersama-sama berjanji untuk menegakkan syariat ALLAH dan menjadikan RASULULLAH sebagai rujukan dalam setiap keadaan.

sahabat, ukhuwah didirikan atas dasar nasihat menasihati kerana ALLAH DAN tidak lupa juga ukhuwah dalam keadaan susah dan senang................. Sahabat... ukhuwah merupakan pemberian RABBANI yang dianugerahkan ALLAH ke dalam hati hamba-hambaNYA yang ikhlas menerima dan beriman.

ukhuwah dapat diselami apabila kita:

"sekiranya seseorang menyukai saudaranya,hendaklah dia beritahu saudara tersebut bahawa dia menyayanginya." (sabda NABI S.A.W riwayat ABU DAUD & TARMIZI)

"sekiranya berpisah,maka mintalah saudaranya untuk mendoakan dirinya semasa ghaib." (sabda NABI S.A.W riwayat ABU DAUD & TARMIZI)

"hendaklah memaniskan muka dan bersalaman setiap kali bertemu."

"memperbanyakkan ziarah saudaranya dari semasa ke semasa" "hendaklah ucapkan tahniah tatkala berjaya dalam apa jua keadaan>"

"hendaklah memberi hadiah pada waktu-waktu tertentu"

"hendaklah prihatin keadaan saudaranya dan sentiasa menghlurkan bantuan apabila diperlukan." "memenuhi hak ukhuwah secara sempurna."

sahabat.... Saya mengasihimu kerana ALLAH dan ku pinta kasihiku kerana ALLAH juga. ku garapkan coretan ini khas buat yang bergelar sahabat.. yang mengenaliku sebagai sahabat teman kawan dan rakan...... Moga indah ukhuwah kita bertemu dan berpisah kerana ALLAH TAALA RABBUL IZZATI YANG MAHA PENGASIH LAGI MAHA PENYAYANG…..



dipetik dari: www.iluvislam.com/v1/readarticle.php?article_id=1830

~frenz 4eva~

~frenz 4eva~